Saturday, April 05, 2025

Thursday, September 29, 2011

Mafia Badan Anggaran

Dalam dunia sekarang ini, tampaknya hampir semua topik terbuka untuk diperdebatkan. Sementara aku sedang mengumpulkan fakta untuk artikel ini, saya cukup terkejut menemukan beberapa masalah yang saya pikir diselesaikan sebenarnya masih dibicarakan secara terbuka.
Yuna FarhanSekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran

Setelah pemanggilan keempat unsur pimpinan Badan Anggaran DPR oleh KPK, publik dikejutkan oleh aksi boikot pembahasan anggaran oleh badan ini. Alih-alih membenahi mekanisme pembahasan anggaran, pimpinan Badan Anggaran DPR malah menyerahkan pembahasan anggaran kepada pimpinan DPR.

Memang konstitusi menjamin fungsi anggaran DPR untuk tidak memberikan persetujuan atas proposal anggaran yang diajukan pemerintah. Namun, dalam kasus ini, jelas Badan Anggaran DPR telah salah kaprah. Disetujui atau tidak disetujuinya usulan anggaran yang diajukan pemerintah harus berkaitan dengan substansi dari usulan anggaran tersebut.

Mogok aksi pembahasan anggaran juga sama sekali tidak berkaitan dengan substansi RAPBN 2012. Otoritas memberikan persetujuan anggaran disalahgunakan sebagai posisi tawar pimpinan Badan Anggaran DPR agar putusan kebijakan tidak disalahkan dan tidak disentuh oleh penegak hukum. Pimpinan Badan Anggaran DPR justru melanggar sumpah jabatannya untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, seseorang dan golongan.

Apakah semuanya masuk akal sejauh ini? Jika tidak, aku yakin bahwa hanya dengan membaca sedikit lebih, semua fakta akan jatuh ke tempatnya.

Lain ceritanya jika penolakan pembahasan anggaran berkaitan dengan substansi. Rakyat akan mendukung DPR apabila usulan anggaran yang diajukan pemerintah tidak prorakyat dan DPR menawarkan alternatif pengganti anggaran yang jauh lebih baik.

Norton (2003) mengidentifikasi tiga tipologi peran legislatif dalam penganggaran; persetujuan anggaran, memengaruhi anggaran, dan pembuatan anggaran. Pada masa Orde Baru, DPR berada pada tipologi pertama, sekadar menjadi stempel atas usulan anggaran.

Pasca-amandemen ketiga konstitusi, DPR memiliki.......(selengkapnya baca Harian Kompas, Jumat, 30 September 2011, halaman 6)

 _____________________

Video Empat Pimpinan Badan Anggaran Diperiksa

Harinya akan datang ketika Anda dapat menggunakan sesuatu yang anda baca di sini untuk mendapatkan dampak yang menguntungkan. Kemudian Anda akan senang Anda mengambil waktu untuk mempelajari lebih lanjut tentang
bejubel market place terbaik indonesia .
Related Posts with Thumbnails
Powered By Blogger