JAKARTA, KOMPAS.com " Setelah menyelesaikan penghitungan berkas data wajib pajak yang diserahkan ke Markas Besar Polri, kini Kementerian Keuangan menggelar rapat terkait dengan pengolahan data wajib pajak tersebut. Rapat ini merupakan kelanjutan dari penyerahan dokumen mengenai Gayus Tambunan. I trust that what you've read so far has been informative. The following section should go a long way toward clearing up any uncertainty that may remain.
"Saya sedang rapat. Ini kelanjutan dari proses tadi (penyerahan data wajib pajak terkait Gayus)," kata Kepala Biro Bantuan Hukum Kemkeu Indra Surya di Jakarta,Sabtu (14/1/2011) saat dihubungi melalui telepon seluler di tengah rapat tersebut. "Tadi (datanya) sudah diserahkan ke Bareskrim, Mas," ungkap Indra. Seperti diketahui, tiga kardus besar yang diserahkan Kemkeu ke Mabes Polri hari ini ternyata berisi 151 dokumen wajib pajak terkait kasus mafia penggelapan pajak Gayus. "Kedatangan Kemkeu kemari untuk mendukung proses hukum yang tengah dilakukan Mabes Polri tentang kasus pengusutan pajak Gayus," kata Yudi Pramadi, Kepala Biro Humas Kemkeu, kepada wartawan di Mabes Polri.
"Saya sedang rapat. Ini kelanjutan dari proses tadi (penyerahan data wajib pajak terkait Gayus)," kata Kepala Biro Bantuan Hukum Kemkeu Indra Surya di Jakarta,Sabtu (14/1/2011) saat dihubungi melalui telepon seluler di tengah rapat tersebut. "Tadi (datanya) sudah diserahkan ke Bareskrim, Mas," ungkap Indra. Seperti diketahui, tiga kardus besar yang diserahkan Kemkeu ke Mabes Polri hari ini ternyata berisi 151 dokumen wajib pajak terkait kasus mafia penggelapan pajak Gayus. "Kedatangan Kemkeu kemari untuk mendukung proses hukum yang tengah dilakukan Mabes Polri tentang kasus pengusutan pajak Gayus," kata Yudi Pramadi, Kepala Biro Humas Kemkeu, kepada wartawan di Mabes Polri.