Sunday, April 06, 2025

Tuesday, December 21, 2010

BI Dorong BPD Lakukan Penawaran Saham Perdana

The best course of action to take sometimes isn't clear until you've listed and considered your alternatives. The following paragraphs should help clue you in to what the experts think is significant.
Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia mendorong Bank Pembangunan Daerah agar melakukan penawaran saham perdana (IPO) untuk meningkatkan permodalan dan likuiditas.

"Memang menjadi tema kebijakan penguatan modal dan likuiditas perlu, bukan persoalan lokal dan BPD sendiri tidak terlepas dari itu. BPD sudah ada yang IPO nah akan diikuti lagi dan saya kira itu bagus, kita dorong mereka," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad saat ditemui dalam acara penandatanganan komitmen bersama BPD sebagai bank terkemuka (regional champion) di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, komitmen bank sentral selaku regulator akan mengawasi dan memantau kinerja BPD dengan permodalan yang baik dan struktur organisasi memadai.

Untuk itu, Muliaman mendesak BPD untuk memberikan rencana kerja yang jelas atau action plan dalam menghadapi persaingan liberalisasi perbankan ke depan.

"Komitmen BI itu mengawasi dan memantau, kita minta mereka bersama-sama membuat action plan. Di samping masalah modal ada juga masalah struktural yakni mengenai infrastruktur dan IT dimana ini akan menjadi perhatian. Karena jika tidak ditingkatkan maka BPD akan kalah bersaing," ujarnya.

It's really a good idea to probe a little deeper into the subject of mobil keluarga ideal terbaik indonesia. What you learn may give you the confidence you need to venture into new areas.

Ia menjelaskan, BI sebagai bank sentral mendukung peningkatan likuiditas melalui penawaran saham perdana maupun penerbitan obligasi sehingga BPD tidak hanya menempatkan dana nasabahnya di instrumen seperti SBI.

"Seharusnya kan menjadi ciri ketika BPD mendorong pembangunan di daerahnya, kalau menaruh di SBI saja sih tidak perlu sulit-sulit itu. Justru yang harus ditingkatkan adalah peranannya sebagai bank pembangunan daerah," kata Muliaman.

Sementara, Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Winny Erwindia mengatakan saat ini terdapat sebelas BPD yang telah mengutarakan rencana aksi korporasi melalui penerbitan obligasi.

Namun, ia belum memaparkan BPD mana saja yang berencana menerbitkan obligasi tersebut.

"Ada sebelas BPD yang berencana menerbitkan obligasi pada tahun depan, saat ini bank daerah tersebut sedang mempersiapkan diri untuk merealisasikan itu," ujarnya.

Winny menyambut baik dukungan BI untuk rencana penambahan modal melalui penawaran saham perdana karena respon pasar sangat baik ketika Bank Jabar Banten melakukan itu, sehingga diharapkan BPD bisa terus tumbuh ke depan.

"Saya senang kemarin Bank Jabar Banten itu mendapat respon positif, ke depannya kita harapkan ada lagi yang IPO agar BPD bisa terus tumbuh ke depan," ujarnya.

Take time to consider the points presented above. What you learn may help you overcome your hesitation to take action.
Related Posts with Thumbnails
Powered By Blogger