Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (FOTO.ANTARA)

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa Indonesia tidak hanya akan bersikap sebagai penyelenggara (event organizer) dalam pelaksanaan rangkaian pertemuan puncak ASEAN 2011 di Indonesia, namun menunjukkan kepemimpinan di kawasan dan memberikan nilai tambah bagi ASEAN. "Persiapan kita untuk Ketua ASEAN...East Asia Summit, itu bukan sekadar seperti EO, event organizer, kita punya agenda, sasaran, dan outputnya apa," kata Presiden Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis.

Presiden menggelar sidang kabinet paripurna guna mendengarkan laporan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengenai persiapan Indonesia menggelar dua acara puncak ASEAN dan ratusan acara ASEAN lain.

Sementara itu Menlu mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia memiliki tiga prioritas utama dalam tahun keketuaan Indonesia untuk ASEAN kali ini.

"Presiden menggarisbawahi apa yang ingin dicapai Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2011, tidak semata jadi EO karena kita ingin menunjukkan kepemimpinan, kita ingin memberikan nilai tambah pada kegiatan ASEAN," katanya.

Jika Anda tidak memiliki detail yang akurat tentang Harga Jual Blackberry iPhone Laptop Murah, maka Anda mungkin membuat pilihan yang buruk pada subjek. Jangan biarkan hal itu terjadi: terus membaca.

Tiga prioritas itu adalah mencapai kemajuan signifikan dalammasyarakat ASEAN 2015, pemeliharaan kawasan yang aman dan stabil sehingga pembangunan lancar, dan meningkatkan kerjasama ASEAN ke tingkat dunia.

Selain itu, kata Menlu, Presiden juga menginginkan agar ASEAN di bawah kepemimpinan Indonesia harus menunjukkan jati dirinya sebagai organisasi yang melibatkan masyarakat sehingga sejumlah kegiatan ASEAN akan melibatkan masyarakat luas dan kelompok nonpemerintah.

Presiden kata Menlu juga akan memberikan pidato khusus di Sekretariat ASEAN pada peringatan ulang tahun ASEAN, 8 Agustus mendatang.(*)

(T.G003/H-KWR)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com