JAKARTA, KOMPAS.com " Pengamat politik dari LIPI Ikrar Nusa Bhakti menyambut baik kemunculan Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) yang mengusung mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai calon presiden. Namun, menurut dia, kesempatan ini juga sekaligus menjadi tantangan bagi Sri Mulyani untuk membuktikan integritasnya.
"Menjual calon itu penting. Tapi apakah sosok yang dijual benar-benar punya integritas dan berani katakan tidak. Tugas Partai SRI sekarang adalah membebaskan Sri Mulyani dari Century dan bagaimana Sri Mulyani menunjukkan berani mengatakan tidak pada Amerika Serikat kalau ada tekanan-tekanan politik dari sana," tambahnya. Keberanian ini, lanjut Ikrar, menjadi kunci untuk menunjukkan bahwa Indonesia bisa berdaulat, berdikari, dan percaya diri dengan kebudayaannya. Sementara itu, Partai SRI dinilai tak perlu terlalu mempermasalahkan keluarnya Sri Mulyani dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, apakah karena dipecat atau mengundurkan diri. Jika Anda dasar apa yang Anda lakukan pada informasi yang tidak akurat, Anda mungkin akan tidak menyenangkan terkejut oleh konsekuensi. Pastikan Anda mendapatkan cerita
keseluruhan dari sumber-sumber informasi.
Partai SRI cuma perlu mempersiapkan diri agar lolos verifikasi dan parliamentary treshold (PT) nantinya. Menurut Ikrar, Partai SRI sendiri sudah memiliki modal dasar yang baik, yaitu orang-orang dari kalangan intelektual, pengamat, dan filsuf yang dari dulu tak mau masuk partai, namun kemudian terpaksa masuk partai dengan cita-cita membenahi Indonesia. Partai SRI juga perlu membantu untuk membentuk opini positif tentang kemungkinan dukungan asing yang menjadi kecurigaan publik terhadap Sri Mulyani selama ini. Walau peran Sri Mulyani lah yang dinilai lebih penting untuk menunjukkan keberanian mengatakan tidak pada kepentingan asing. Dengan latar belakang kedekatan Sri Mulyani dengan IMF dan Bank Dunia selama ini, apakah keberanian tersebut mungkin?"I hope so. Mudah-mudahan dia tidak menjadi lagi seperti anggapan she is coward (dia pengecut), tapi she is the strongest citizen in this country (dia orang yang paling berani di negeri ini). Dengan pengetahuan dia di IMF, dia bisa tahu dan katakan tidak untuk berdikari. Ini tantangan untuk Sri Mulyani," tandasnya.
"Menjual calon itu penting. Tapi apakah sosok yang dijual benar-benar punya integritas dan berani katakan tidak. Tugas Partai SRI sekarang adalah membebaskan Sri Mulyani dari Century dan bagaimana Sri Mulyani menunjukkan berani mengatakan tidak pada Amerika Serikat kalau ada tekanan-tekanan politik dari sana," tambahnya. Keberanian ini, lanjut Ikrar, menjadi kunci untuk menunjukkan bahwa Indonesia bisa berdaulat, berdikari, dan percaya diri dengan kebudayaannya. Sementara itu, Partai SRI dinilai tak perlu terlalu mempermasalahkan keluarnya Sri Mulyani dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, apakah karena dipecat atau mengundurkan diri. Jika Anda dasar apa yang Anda lakukan pada informasi yang tidak akurat, Anda mungkin akan tidak menyenangkan terkejut oleh konsekuensi. Pastikan Anda mendapatkan cerita
Partai SRI cuma perlu mempersiapkan diri agar lolos verifikasi dan parliamentary treshold (PT) nantinya. Menurut Ikrar, Partai SRI sendiri sudah memiliki modal dasar yang baik, yaitu orang-orang dari kalangan intelektual, pengamat, dan filsuf yang dari dulu tak mau masuk partai, namun kemudian terpaksa masuk partai dengan cita-cita membenahi Indonesia. Partai SRI juga perlu membantu untuk membentuk opini positif tentang kemungkinan dukungan asing yang menjadi kecurigaan publik terhadap Sri Mulyani selama ini. Walau peran Sri Mulyani lah yang dinilai lebih penting untuk menunjukkan keberanian mengatakan tidak pada kepentingan asing. Dengan latar belakang kedekatan Sri Mulyani dengan IMF dan Bank Dunia selama ini, apakah keberanian tersebut mungkin?"I hope so. Mudah-mudahan dia tidak menjadi lagi seperti anggapan she is coward (dia pengecut), tapi she is the strongest citizen in this country (dia orang yang paling berani di negeri ini). Dengan pengetahuan dia di IMF, dia bisa tahu dan katakan tidak untuk berdikari. Ini tantangan untuk Sri Mulyani," tandasnya.