Jakarta (ANTARA)- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa pagi naik tipis, karena pelaku pasar hati-hati melepas dolar untuk mencari untung setelah hari sebelumnya menguat hingga menembus level psikologis Rp8.950 per dolar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dolar naik dua poin menjadi Rp8.963-Rp8.973 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp8.965-Rp8.975. Analis PT First Asia Capital, Irfan Kurniawan di Jakarta, Selasa mengatakan, pelaku pasar masih ragu melepas dolar dalam jumlah besar, sehingga kenaikan rupiah relatif kecil. Apalagi dolar AS terhadap yen menguat, menahan pelaku asing untuk melepas dolar di pasar domestik, ucapnya. Menurut Irfan Kurniawan, nilai tukar dolar AS terhadap euro naik menjadi 1,3693 dari sebelumnya 1,3615 dan terhadap yen menjadi 82,85 dari 82,52. It seems like new information is discovered about something every day. And the topic of mobil keluarga ideal terbaik indonesia is no exception. Keep reading to get more fresh news about mobil keluarga ideal terbaik indonesia.
Kenaikan dolar AS di pasar regional itu menahan minat pelaku asing melepas dolar lebih lanjut dalam upaya merealisasikan keuntungan, katanya. Ia mengatakan, pelaku pasar masih berminat untuk kembali melepas rupiah yang saat ini makin mendekati level Rp9.000 per dolar AS. Bank Indonesia (BI) memang berusaha mendorong rupiah untuk kembali ke level Rp9.000 per dolar, sesuai dengan keinginan pemerintah, ucapnya. BI, lanjut dia berusaha agar rupiah berada di posisi Rp9.000 per dolar, namun positifnya pasar terhadap rupiah mengakibatkan mata uang Indonesia menguat, karena arus modal asing yang masuk makin kuat. Namun pada saat itu mulai terlihat peluang BI untuk menekan rupiah melemah hingga kembali ke posisi Rp9.000 per dolar, ucapnya. Meski demikian, fundamental ekonomi Indonesia yang masih kuat akan tetap menjaga pergerakan rupiah untuk tetap berada di bawah angka Rp9.000 per dolar.
Kenaikan dolar AS di pasar regional itu menahan minat pelaku asing melepas dolar lebih lanjut dalam upaya merealisasikan keuntungan, katanya. Ia mengatakan, pelaku pasar masih berminat untuk kembali melepas rupiah yang saat ini makin mendekati level Rp9.000 per dolar AS. Bank Indonesia (BI) memang berusaha mendorong rupiah untuk kembali ke level Rp9.000 per dolar, sesuai dengan keinginan pemerintah, ucapnya. BI, lanjut dia berusaha agar rupiah berada di posisi Rp9.000 per dolar, namun positifnya pasar terhadap rupiah mengakibatkan mata uang Indonesia menguat, karena arus modal asing yang masuk makin kuat. Namun pada saat itu mulai terlihat peluang BI untuk menekan rupiah melemah hingga kembali ke posisi Rp9.000 per dolar, ucapnya. Meski demikian, fundamental ekonomi Indonesia yang masih kuat akan tetap menjaga pergerakan rupiah untuk tetap berada di bawah angka Rp9.000 per dolar.