Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah Tbk Provinsi Bangka Belitung (Babel), menyalurkan bantuan peralatan sistem tenaga surya (solar cell) untuk enam mesjid atau tempat ibadah di wilayah operasionalnya. "Sasaran utama bantuan solar cell ini adalah tempat ibadah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN," kata Kepala Humas PT Timah, Wirtsa Firdaus di Pangkalpinang, Selasa. Ia menjelaskan, enam mesjid yang mendapatkan solar cell tersebut yakni Mesjid Al- Ihsan di Dusun Damkramat, Al-Hidayah di Puntik, Al-Furqon di Desa Kelidang, Jami` Al Falah di Desa Sidoarjo, Kecamatan Air Gegas, Al Istikomah, Dusun Penganak dan Mushola Baitul Muslimin di Teluk Limau Prantau Darat. "Program solar cell ini merupakan pilot project PT Timah Tbk yang sasarannya adalah tempat ibadah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN," ujarnya. You can see that there's practical value in learning more about mobil keluarga ideal terbaik indonesia. Can you think of ways to apply what's been covered so far?
Ia menjelaskan, jangka waktu pemakaian solar cell sekitar 25 tahun dan komponen panel surya lifetime bisa sampai 15-25 tahun. "Sedangkan komponen Baterai lifetime sekitar 2-5 tahun, pembersihan alat, dapat dilakukan dengan menggunakan kain basah dan untuk pemasangan satu unit solar cell membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam," jelasnya. Pihaknya menyosialisasikan cara penggunaan solar cell sebelum dipasang agar lebih terawat dan tahan lama. "Kami mengharapkan bantuan ini dapat memberikan kemudahan beribadah bagi masyarakat di desa yang tepat ibadahnya belum dialiri arus listrik," ujarnya. Sementara itu, ketua Masjid Al Ihsan, Dusun Damkramat, Pemali, Isnen, mengatakan, pihaknya biasa menggunakan mesin diesel untuk alat penerang mesjid. "Dengan adanya solar cell tentu kami mendapatkan kemudahan dalam menggunakannya dan tentu alat penerang di mesjid lebih terjamin," ujarnya.
Ia menjelaskan, jangka waktu pemakaian solar cell sekitar 25 tahun dan komponen panel surya lifetime bisa sampai 15-25 tahun. "Sedangkan komponen Baterai lifetime sekitar 2-5 tahun, pembersihan alat, dapat dilakukan dengan menggunakan kain basah dan untuk pemasangan satu unit solar cell membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam," jelasnya. Pihaknya menyosialisasikan cara penggunaan solar cell sebelum dipasang agar lebih terawat dan tahan lama. "Kami mengharapkan bantuan ini dapat memberikan kemudahan beribadah bagi masyarakat di desa yang tepat ibadahnya belum dialiri arus listrik," ujarnya. Sementara itu, ketua Masjid Al Ihsan, Dusun Damkramat, Pemali, Isnen, mengatakan, pihaknya biasa menggunakan mesin diesel untuk alat penerang mesjid. "Dengan adanya solar cell tentu kami mendapatkan kemudahan dalam menggunakannya dan tentu alat penerang di mesjid lebih terjamin," ujarnya.