JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Hongkong akan membantu pemerintah Indonesia untuk mengembalikan aset Bank Century yang tersimpan di Hongkong. Pengembalian aset itu adalah salah satu kerja sama yang tengah dibangun kedua negara. Lihat berapa banyak Anda dapat belajar tentang
ketika Anda mengambil sedikit waktu untuk membaca sebuah artikel baik diteliti? Jangan lewatkan pada sisa informasi yang besar ini.
"Di Hongkong ada beberapa permasalahan yang perlu minta bantuan dari beliau yaitu tentang asset recovery Bank Century. Beliau berjanji akan membantu apabila ada permasalahan-permasalahan yang menyangkut warga negara kita," kata Kepala Bareskrim Polri, Komjen Ito Sumardi saat memperkenalkan Kepala Kepolisian Hongkong, Andy Whtsang, di Mabes Polri, Rabu ( 20/4/2011 ). Ito mengatakan, Polri dan Kepolisian Hongkong juga tengah menjalin kerjasama di bidang pendidikan, tenaga kerja, dan lainnya. "Saya baru kembali dari Hongkong. Sejauh ini perlakuan pemerintah Hongkong terhadap tenaga kerja kita sangat baik. Mudah-mudahan dari pertemuan ini beliau dapat berikan kontribusi positif untuk kerjasama di bidang kepolisian," kata Ito. Andy mengatakan, pemerintahnya tidak akan membiarkan Hongkong dijadikan tempat persembunyian para pelaku kejahatan. "Kita akan kerjasama untuk memastikan bahwa semua pelanggar dibawa ke muka hukum," kata dia.
"Di Hongkong ada beberapa permasalahan yang perlu minta bantuan dari beliau yaitu tentang asset recovery Bank Century. Beliau berjanji akan membantu apabila ada permasalahan-permasalahan yang menyangkut warga negara kita," kata Kepala Bareskrim Polri, Komjen Ito Sumardi saat memperkenalkan Kepala Kepolisian Hongkong, Andy Whtsang, di Mabes Polri, Rabu ( 20/4/2011 ). Ito mengatakan, Polri dan Kepolisian Hongkong juga tengah menjalin kerjasama di bidang pendidikan, tenaga kerja, dan lainnya. "Saya baru kembali dari Hongkong. Sejauh ini perlakuan pemerintah Hongkong terhadap tenaga kerja kita sangat baik. Mudah-mudahan dari pertemuan ini beliau dapat berikan kontribusi positif untuk kerjasama di bidang kepolisian," kata Ito. Andy mengatakan, pemerintahnya tidak akan membiarkan Hongkong dijadikan tempat persembunyian para pelaku kejahatan. "Kita akan kerjasama untuk memastikan bahwa semua pelanggar dibawa ke muka hukum," kata dia.